Real Betis Menang 2-1 atas Klub Besar Belanda FC Utrecht
Real Betis Menang 2-1 atas Klub Besar Belanda FC Utrecht di Liga Europa
Betis Jaga Rekor Tak Terkalahkan, Utrecht Pulang dengan Kekecewaan
Real Betis memetik kemenangan penting 2-1 atas FC Utrecht pada matchday kelima league phase UEFA Europa League 2025/2026 yang digelar di Estadio Olímpico de la Cartuja, Sevilla, Kamis malam waktu setempat (27 November 2025). Kemenangan ini menjaga tren tak terkalahkan Betis di fase liga, sekaligus makin menenggelamkan wakil Belanda itu yang masih belum merasakan satu pun kemenangan di kompetisi musim ini.
Secara klasemen, tambahan tiga poin membuat Real Betis mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan dan tetap berada di jajaran delapan besar klasemen liga fase yang berpeluang melaju langsung ke babak 16 besar. Utrecht sebaliknya terpuruk di zona bawah dengan baru mengemas satu poin dari lima laga (0 menang, 1 imbang, 4 kalah), sehingga posisi mereka kian berat dalam perburuan tiket lolos.
Jalannya Laga: Cucho dan Abde Antar Betis Balikkan Keadaan
Gol Cucho Hernández Buka Pesta Betis
Pertandingan berjalan cukup keras sejak menit awal. Dua insiden langsung mewarnai laga ketika Isco dan Sofyan Amrabat mengalami benturan keras dalam perebutan bola dan keduanya harus ditarik keluar sebelum pertandingan bahkan memasuki menit ke-10. Situasi ini sempat mengguncang mental tuan rumah karena kedua pemain merupakan bagian penting skema Manuel Pellegrini.
Meski kehilangan dua gelandang kreatif, Betis justru mampu bangkit dan menemukan ritme. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42. Umpan Antony dari sisi kanan gagal diantisipasi bek Utrecht dan disambar Cucho Hernández menjadi gol pembuka. Tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat kombinasi serangan sayap yang efisien dan penyelesaian klinis dari sang penyerang.
Abde Gandakan Keunggulan, Roket Jauh Miguel Rodríguez Hanya Jadi Hiburan
Memasuki babak kedua, Betis tak menurunkan intensitas. Pada menit ke-50, Abde Ezzalzouli menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan ruang di sisi kiri pertahanan Utrecht. Winger asal Maroko itu menyelesaikan serangan dengan tembakan mendatar ke pojok gawang yang membuat skor berubah menjadi 2-0 dan membuat fans Betis di La Cartuja bergemuruh.
Utrecht sempat memberi perlawanan lewat gol spektakuler Miguel Rodríguez pada menit ke-55. Menerima bola jauh, Rodríguez melihat kiper Betis sedikit maju dan melepas sepakan jarak sangat jauh yang melengkung masuk ke gawang. Gol dari hampir area tengah lapangan itu menjadi momen terbaik tim tamu malam ini, sekaligus memperkecil skor menjadi 2-1. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, Betis berhasil menjaga keunggulan dan mengamankan tiga poin penuh.
Laga Penuh Drama: Cedera Ganda dan Kontroversi Antony
Isco–Amrabat Tumbang Bersamaan
Salah satu cerita besar dari pertandingan ini adalah cedera ganda yang menimpa Isco dan Sofyan Amrabat. Keduanya saling bertabrakan saat mencoba menguasai bola lepas di awal laga dan harus ditandu keluar lapangan. Media BCAQQ memberikan laporan awal menyebut Isco mengalami memar dan luka di tulang kering, sementara Amrabat juga mendapat hantaman keras di area yang sama. Pellegrini mengonfirmasi setelah laga bahwa keduanya dipastikan absen di El Gran Derbi kontra Sevilla akhir pekan ini.
Bagi Betis, hilangnya dua gelandang kunci di tengah jadwal padat jelas menjadi pukulan besar. Namun, justru di tengah situasi sulit itulah mental tim teruji. Mampu tetap menang atas Utrecht dengan komposisi darurat membuat kemenangan 2-1 ini terasa lebih berharga dari sekadar tiga poin.
Antony Jadi Sorotan Usai Insiden Headbutt
Pertandingan juga diwarnai kontroversi ketika Antony, winger Betis yang baru bangkit kariernya di Spanyol, terlihat melakukan gerakan menyerupai headbutt kepada bek Utrecht, Souffian El Karouani, saat berebut bola. El Karouani jatuh dan memegangi wajahnya, tetapi wasit tidak mengeluarkan kartu, dan VAR juga tidak mengubah keputusan di lapangan. Keputusan itu memicu protes keras dari kubu Utrecht.
Lebih panas lagi, Antony justru berperan penting dalam proses gol pertama Betis dengan catatan assist kepada Cucho Hernández. Banyak pengamat menilai sang winger beruntung tidak diusir dari lapangan, mengingat ia baru saja menjalani sanksi larangan bermain di liga domestik akibat pelanggaran keras di laga sebelumnya. Usai pertandingan, Antony bahkan terlihat emosional dan menangis saat wawancara, mengakui bahwa beberapa pekan terakhir menjadi periode yang sangat berat secara mental.
Dampak Kemenangan: Betis Mantap di Jalur Lolos, Utrecht Terus Terbenam
Secara matematis, kemenangan atas FC Utrecht membuat Real Betis mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan dan tetap berada dalam kelompok tim teratas liga fase Liga Europa. Mereka masih menjaga status tak terkalahkan di fase ini (3 menang, 2 imbang) dan memiliki selisih gol positif yang menguntungkan dalam persaingan menuju babak 16 besar.
Sebaliknya, FC Utrecht yang datang dengan status salah satu klub tradisional Belanda harus mengakui bahwa langkah mereka di Eropa musim ini jauh dari kata meyakinkan. Dengan hanya satu poin dari lima pertandingan dan catatan kebobolan yang cukup tinggi, wakil Eredivisie itu kini berada di posisi juru kunci kelompok bawah, dan peluang untuk melaju ke fase selanjutnya bisa dibilang tinggal harapan tipis.
Bagi Betis, PR utama justru ada di manajemen skuad. Cedera Isco dan Amrabat, ditambah situasi disiplin Antony, memaksa Pellegrini memikirkan ulang rotasi, terutama menjelang jadwal berat di La Liga dan lanjutan Liga Europa. Namun satu hal jelas: kemenangan atas FC Utrecht menunjukkan bahwa Real Betis punya kedalaman tim dan karakter yang cukup kuat untuk tetap kompetitif di dua kompetisi sekaligus.
